Hizbul Wathan MAM Talu Gelar Taruna Melati I di Awal Tahun

oleh -

SNdotCOM, Talu, — Mengawali tahun 2020, Hizbul Wathan Qabilah Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Talu laksanakan Taruna Melati I.

Bertempat di Bumi Perkemahan Madrasah Tsannawiyah Ma’alip Muhammadiyah Sei Jernih Talu, kegiatan perkaderan itu diselenggarakan selama lima hari dari tanggal 29 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Kepala Sekolah MAM Talu Ajumril  menyampaikan,  kemajuan zaman termasuk kemajuan teknologi  yang masuk pada era Industry 4.0, adalah eranya anak muda yang kreatif dan inovatif. Harus disadari betul oleh pelajar di Indonesia, tanpa terkecuali pelajar Muhammadiyah.

“Terutama siswa-siswi MAM Talu, punya beban untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan maju. Hizbul Wathan adalah langkah awal para siswa-siswi kita untuk menempa diri. Proses pendidikan kepemimpinan. Kader Persyarikatan dan kader masyarakat, yang akan memajukan bangsa ini,” terang Ajumril.

Sementara itu Amri Ahmad, pemuka Pelatih Kegiatan Taruna Melati I Hizbul Wathan mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk pengkaderan dan pengenalan HW d kalangan siswa  yang menempuh pendidikan di Perguruan Muhammadiyah.

“Diharapkan kepada peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut, menjadi pribadi yang menjunjung tinggi makna dari fastabiqul khairat, yaitu berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, ada beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan. Yaitu pemberian materi tentang Keislaman dan Kemuhamadiyahan. Selain itu juga materi Kepanduan dan Kepemimpinan. Diselingi dengan api unggun, serta pelantikan kepanduan, kegiatan dilanjutkan dengan jelajah alam di area Bukit Singgah hingga kawasan persawahan Mudiak Talu.

“Pada  akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti Out-Bond yang dipimpin  Trainer dari RAAMPAI,” kata Amri Ahmad.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara, Manda, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran kepanitian, pemateri, pelatih, dan elemen-elemen yang ikut membantu dalam kesusksesan kegiatan tersebut sehingga berjalan dengan lancar.

“Perjalanan ini masih panjang, dan masih banyak proses yang harus dilalui seperti mengisi Buku Syarat Kenaikan Tingkat Taruna Melati 1. Dan setelah itu ada Taruna Melati II dan seterusnya, sesuai perkaderan Hizbul Wathan,” tutur Manda. (RZ)

loading...