Ryan Diovella: `Saya Akan Fokus Pada Program Berbasis Indeks Pembangunan Manusia`

By Salingka Nagari 02 Feb 2020, 12:31:42 WIB Politik

Berita Terkait

Berita Populer

Ryan Diovella: `Saya Akan Fokus Pada Program Berbasis Indeks Pembangunan Manusia`

Keterangan Gambar : H. Ryan Diovella Siap Maju di Pilkada Tanah Datar 2020 (Credit: akun fb hrd)


SNdotCOM -- Lahir di Padang pada tanggal 5 Oktober 1965, Ryan Diovella bukan hanya dikenal sebagai pebisnis sukses di bidang otomotif saja. Banyak pengalaman yang dimilikinya selain menekuni profesinya sebagai ‘anak nagari’ yang setiap waktu memperhatikan kampung halamannya.

Sebagai seorang pemerhati sosial politik yang selama ini dikenal kritis terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat, pria yang akrab dipanggil HRD itu selalu terbuka dalam berdiskusi tentang ide dan gagasannya. Termasuk gagasan yang tengah ia bangun demi memperbaiki kampung halamannya di Luhak nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat.

Bagi HRD, kondisi  pengelolaan negara yang kini mulai maju dengan segala kebijakan dari pemerintah, sangat pantas diteruskan di daerah Tanah Datar. Ada banyak hal yang bisa dikembangkan demi perbaikan daerah.

“Kuncinya adalah kemauan, keikhlasan, dan membangun sinergi bersama pihak-pihak yang benar-benar concern dalam pembangunan daerah. Kita tidak menutup diri dari kemajuan. Apapun program pemerintah pusat yang ada saat ini, semua itu ditujukan untuk memeratakan pembangunan di berbagai lini, dan di sinilah tantangan kepiawaian seorang kepala daerah dalam menyikapinya,” demikian ujar HRD ketika bincang-bincang dengan media ini terkait gagasannya dalam membangun daerah bila diberi amanah oleh warga Tanah Datar di Pilkada tahun ini.

Menurut HRD, membangun daerah bukan harus difokuskan pada pemahaman bahwa yang dilakukan adalah pembangunan infrastuktur. Infrastruktur itu penting, tapi dalam kondisi saat ini di Tanah Datar ada yang lebih penting lagi. Kita harus berkaca pada indeks pembangunan manusia (IPM) yang ada. Butuh akselerasi yang lebih baik agar warga Tanah Datar lebih sejahtera.

“Bagaimana kualitas pendidikan, usia harapan hidup, dan kesehatan, menjadi perhatian yang tersusun dalam program dengan ukuran-ukuran melalui kajian potensi. Tidak asal-asalan saja,” terangnya.

Seperti di bidang pendidikan, lanjutnya, saat ini butuh tenaga pendidik yang betul-betul memiliki kompetensi teruji. Banyak tugas pendidik sebagai ujung tombak peningkatan kualitas generasi. Di sini dibutuhkan gagasan brillian dalam mengembangkan profesionalitas pendidik Tanah Datar. Begitu pula di bidang kesehatan, harus ada terobosan-terobosan yang menguntungkan masyarakat.

“Apalagi secara kewilayahan, Tanah Datar cukup luas dan bentangan daerahnya yang memiliki berbagai perbedaan sehingga muncul pula perbedaan cara hidup warganya. Kepala Daerah harus lebih jeli. Tidak hanya menjalankan tugas di balik meja saja. Perlu aktif dalam menjalankan fungsinya dengan baik,” ujar pria yang dua kali menjadi tim utama sekaligus pemikir pada pemenangan Pilkada Tanah Datar tahun 2005 dan 2010 silam itu.

“Jadi, niat saya maju di Pilkada Tanah Datar adalah niat seorang ‘anak nagari’ yang ingin menyumbangkan pemikiran dan berupaya memperbaiki kondisi daerah agar lebih maju. Dan saat ini, saya sudah tetapkan pasangan calon wakil. Beliau adalah tokoh masyarakat yang bisa mengayomi berbagai kepentingan warga, baik dalam hal keagamaan, budaya, dan lainnya,” jelas HRD. (bersambung - ist)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment